Info

SELAMAT DATANG

Selamat datang di agungmohmd.blogspot.com .. silahkan untuk melihat-lihat.. but jangan lupa untuk follow dan kunjungi balik yah :D hehee

Sekilas Tentang Saya

Nama saya Mohammad Agung Perdana (nick= Agung Muhammad) atau biasa juga di panggil Agung. Saya bukan orang yang pintar, saya hanyalah orang yang ingin tahu dengan mencari sesuatu yang baru.

Welcome to Blogger Sahabat Kabel

Serangan DoS Dengan PingFlood

Assalamu’alaikum...

Kali ini saya akan membahas tentang DoS PingFlood. 


Apakah DoS PingFlood itu?
Software ini hanya dijalankan di Windows dan menggunakan System PING dan ICMP Protocol yang memungkinkan pengiriman paket dengan cepat.
Korban yang terserang DSPF (sebut saja DoS PingFlood) akan mengalami peningkatan jaringan Traffic yang penuh
DoS Ping Flood adalah aplikasi yang dioperasikan pada sistem operasi windows. Buat yang belum mengetahui apa itu DDoS Attack silakan baca dulu artikel saya Denial Of Service | Attack . Ping flood menggunakan metode ping dan mengunakan protokol ICMP, tetapi dalam paket dengan jumlah yang sangat banyak serta sangat cepat pengirimannya. Ping flood dibuat oleh www.loranbase.com pada tanggan 1 Februari 2007. Versi yang saya share-kan saat ini adalah versi v1.0. Penggunaan ping flood harus pada sistem operasi windows karena aplikasi ping flood merupakan executable ( berekstensi .exe )
Korban dari ping flood ini antara lain modem, windows, Linux, router, dan server. Semua sistem operasi dan mesin dijaringan komputer yang memiliki IP address bisa diserang tanpa terkecuali. Efek dari ping flood ini, yaitu aktifitas komputer korban yang meningkat serta traffic jaringan komputer penuh.
Aplikasi ping sendiri aslinya digunakan untuk mengecek apakah sebuah host di jaringan komputer aktif atau tidak. Tetapi jika paket yang dikirim untuk ping jumlahnya terlalu banyak, maka hal ini dapat termasuk dalam katagori DDoS Attack.
Baiklah langsung saja, silahkan download aplikasi PingFlood V.1.0 berikut
Pass: infoduniaku


* Persiapan serangan
- Modem / Router
- Komputer dengan OS Windows ( XP, Vista, 7 )
- Aplikasi Ping flood yang didownload tadi
- Putty untuk remote / Linux
- Command Prompt Windows
- Korban / Target yang memiliki security LOW
* Instalasi PingFlood
  1. Ekstrak file pingflood yang didownload tadi.
  2. Copy aplikasi pingflood tersebut kedalam hardisk derektori Windows C:\WINDOWS. Ingat copy hanya aplikasi ping flood.exe saja bukan foldernya.
  3. Setelah pengcopian selesai cek apakah aplikasi tersebut sudah bisa digunakan. Caranya aktifkan Command Prompt dengan klik start > run > tulis cmd. Selanjutnya ketik pingflood pada Command Promp, jika berhasil maka akan ada tampilan seperti ini :


Format perintah dari ping flood:  pingflood.exe <victim> [option]
  • Pingflood.exe artinya mengaktifkan aplikasi ping flood
  • <victim> artinya IP address atau domain website yang akan dijadikan korban
  • [option] adalah opsi tertentu jika ingin mengirim paket DoS ping flood dengan ukuran, jumlah dan delay tertentu.
Contoh :
pingflood 192.168.1.3 -n 100 -d 50 -s 15000
Penjelasan :
  • pingflood,  artinya mengaktifkan aplikasi ping flood.
  • 192.168.1.3, adalah IP korban yang akan diserang menggunakan ping flood.
  • -n, artinya jumlah paket yang berjumlah 100.
  • -d, artinya delay tiap pengiriman paket.
  • -s 15000, artinya ukuran data yang dikirim sebesar 15000 bytes.
* Praktek Serangan
Saya asumsikan kalian telah mengetahui IP address korban yang akan kalian serang sebagai contoh (192.168.3.1). Saya misalkan IP nya adalah 192.168.3.1. Kalian bisa mencobanya di dalam sebuah warnet, kerana dengan mudah kalian bisa mengetahui IP pengguna lain didalam satu warnet. Kalian bisa gunakan Tools seperti IP Scanner ataupun Net Tools.
- Aktifkan Command Prompt klik start > run > tulis cmd
- Lakukan pengujian ping ke modem korban, caranya ketik ping 192.168.3.1
Pengujian diatas menunjukan pengujian ping berhasil dan keadaan normal tidak ada paket yang loss. Rata-rata waktu tempuh 0 mili second.
- Sekarang coba Ping flood ke korban caranya :
Ketik pada command Prompt pingflood 192.168.3.1



Akan terlihat perbedaan yang sangat segnifikan antara keadaan normal dengan keadaan pada saat melakukan ping flood atau serangan DDoS tersebut. Kalian bisa lihat perbedaannya pada saat melakukan ping flood selama lebih kurang 1-3 menit lakukan ping ke modem korban, maka kalian akan melihat banyaknya jumlah paket yang loss. selama itu ping tersebut komputer korban akan dibanjiri kiriman paket data sehingga komputer korban tidak bisa beroperasi seperti normalnya.
NB : Cara ini sebaiknya dijadikan sebagai pembelajaran saja, saya tidak akan bertanggung jawab atas penyalah gunaan cara diatas.
Silahkan dipraktekan, dan jangan Kecanduan karena Kasihan Korban yang terkena serangan DoS PingFlood.
Saya hanya Share Ilmu saya ke Sahabat BinusHacker, agar lebih bertambah wawasan anda.
SEMOGA BERMANFAAT dan TERIMA KASIH
Wassalamu’alaikum wr.wb


Sharing modem USB Via Ad-Hoc Pada Windows 7

Alat-alat yang di butuhkan sederhana saja. Disini kita hanya membutuhkan 2 buah Laptop atau lebih.
kalo pake 1 modem USB di beberapa PC scara bersamaan boleh gak?. Boleh2 aja asalkan ada Perangkat Wirelessnya ya. Jadi disini terdapat satu buah laptop yang menjadi servernya,yaitu yang nyediain atau yang bakal sharing internet nya. Dan laptop yang lain , kita sebut aja client. tinggal nebeng aja. 
Oke kita mulai konfigurasinya.
A.  Di Laptop Server (Laptop yang ada akses internet).
1.  Masuk ke Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center .
2.  Pada Jendela Network and Sharing Center, Klik Change adapter settings.
3.  Anda akan lihat beberapa jenis perangkat Network di komputer anda. Ada Perangkat LAN, Wireless, Modem dan sebagainya. Nah jadi kali ini kita harus melakukan konfigurasi pada Perangkat  yang mana terdapat akses internet nya. Gak ngerti?? Jadi gini penjelasanya.. misalnya saat ini gw memakai Speedy yang menggunakan kabel LAN langsung terhubung ke komp gw. Nah jadi gw akan mensharing LAN nya. Dan jika anda menggunakan modem USB .pilihlah perangkat USB modem. Dalam hal ini gw menggunakan speedy. Selanjutnya klik double perangkat LAN / modem dan akan muncul jendela  properties LAN / modem anda.



4. Pada Jendela Properties LAN / modem, pindah ke tab sharing dan beri tanda centang pada Allow others network users to connect through this  computer,s internet connection. Lalu klik OK.




5.  Oke sekarang setelah kita men share. Langkah selanjutnya adalah membuat jaringan AdHoc. Apa itu Jaringan Adhoc dan bagaimana cara membuatnya sudah pernah gw buat dalam tutorial gw sebelum2nya. Silahkan baca di sini..

6. Bagaimana?? sudah jadi kah jaringan AdHoc nya?. Jika sudah, pastikan client (computer yang nebeng akses internet) terhubung ke Jaringan Adhoc komputer server (laptop yang pertama).
7. Kali ini lakukan Konfigurasi IP Address pada Perangkat Wireless anda. Biasanya sudah terkonfigurasi otomatis saat kita pertama kali menshare LAN / Modem kita. Namun jika tidak. Anda harus mensetnya secara manual. Lakukan konfigurasi seperti berikut :



8. Tahap ke 8 ini berarti kita sudah masuk ke Konfigurasi Client(Laptop yang nebeng).
Untuk Client tidak begitu rumit. Cukup masuk ke perangkat wireless anda. Dan lakukan konfigurasi IP Address seperti berikut ini :




NB: Perlu anda ketahui bahwa untuk IP Address , jika komputer  client atau yang ingin nebeng lebih dari 1 buah computer. Anda tidak  boleh menggunakan IP address yang sama. Karena akan terjadi IP conflict. Jadi jika Client1 sudah menggunakan IP Address 192.168.137.5. Client lain harus mengganti angka belakangnya saja. Terserah anda, tergantung angka hoki anda. Hehe. Misalnya 192.168.137.6 tapi harus di ingat angka hanya di perbolehkan mulai dari 1 – 255 saja dan tidak boleh ada IP Address yang sama. Untuk Subnet Mask dan Default Gateway jangan diganti. Karena itu sudah ketentuanya  untuk tiap client yang ingin nebeng.
dan masalah yang terakhir adalah alamat dari DNS Server dari laptop server(yang memiliki akses internet).  Sekarang kita kembali lagi ke Laptop Server(yang ada internet), kemudian cari tau apa alamat DNS Servernya. Karena tiap2 perusahaan penyedia internet seperti speedy,indosat,xl,telkomsel,aha,dsb pasti memiliki alamat DNS yang berbeda. Saya menggunakan Speedy dan setelah saya cari tau alamat DNS Servernya adalah 192.168.1.1 .
Nah pertanyaanya adalah Bagaimana cara mengetahui alamat Dns Server itu?.
Oke pertama tekan tombol Windows+R  pada keyboard anda. Akan muncul jendela Run . Lalu ketikkan cmd . setelah masuke ke jendela cmd / Command Prompt .  ketikkan ipconfig /all lalu Enter.
Carilah bacaan DNS Servers.




Untuk Speedy hanya terdapat satu buah DNS Servers. Dan jika modem yang anda gunakan terdapat 2 buah DNS. Jangan bingung. DNS satu lagi adalah Alternate DNS nya.
8.a Selanjutnya kembali lagi ke computer Client(yang nebeng internetan). Sekarang kita sudah tau alamat DNS Server dari laptop server. Nah masuk lagi ke konfigurasi  IP Address nya dan isikan Alamat DNS di Preffered DNS Servers untuk yg hanya menemukan satu buah alamat DNS. Dan isikan alamat ke Preffered  DNS Servers dan juga Alternate DNS Servers untuk yang menemukan dua alamat DNS Servers.
Dan Selesai sudah konfigurasi dari sharing koneksi Internet via Adhoc di Windows 7. Selamat berselancar ria . Jelajahi dunia lewat komputermu  .
Terima Kasih dan Mohon maaf jika kata2nya terlalu berbelit2 dan susah di mengerti.
*maklum newbie 
Semoga Bermanfaat...


Berbagi Koneksi Modem Usb Pada Win.XP

Penggunaan akses internet melalui modem USB kini bak sebuah tren baru di kalangan masyarakat. Selain mudah dibawa bepergian, harganya yang cukup terjangkau juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang yang menggunakannya.

Namun ada kalanya sang pemilik modem USB ingin berbagi akses internetnya, baik itu dengan teman, kerabat atau pun keluarga dirumah. Cara paling mudah sebenarnya adalah dengan mengganti USB modem dengan menggunakan Wireless Router, tapi tentunya biaya yang harus dikeluarkan tidak sedikit. Padahal di Indonesia biaya menjadi alasan nomer satu yang menjadi pertimbangan dikala harus memutuskan sesuatu.

Sniffing..

Jika Anda pemakai komputer yang terhubung pada suatu jaringan / network, misal di kantor atau warnet, maka pengenalan salah satu term dalam dunia hacking, SNIFFING, menjadi sangat penting. Terutama bagi Anda yang suka beraktifitas dengan melibatkan pengisian username dan password, misal aktifitas email, e-banking, maintenance website atau blog, pembelian barang di internet menggunakan credit card, dsb. Apa hubungannya SNIFFING dengan aktifitas pengunaan username dan password ? Mari kita bahas setahap demi setahap :

• Definisi SNIFFING
Saya ambil dari wikipedia Indonesia, : “Sniffer Paket (arti tekstual: pengendus paket — dapat pula diartikan ‘penyadap paket’) yang juga dikenal sebagai Network Analyzers atau Ethernet Sniffer ialah sebuah aplikasi yang dapat melihat lalu lintas data pada jaringan komputer. Dikarenakan data mengalir secara bolak-balik pada jaringan, aplikasi ini menangkap tiap-tiap paket dan terkadang menguraikan isi dari RFC (Request for Comments) atau spesifikasi yang lain. Berdasarkan pada struktur jaringan (seperti hub atau switch), salah satu pihak dapat menyadap keseluruhan atau salah satu dari pembagian lalu lintas dari salah satu mesin di jaringan. Perangkat pengendali jaringan dapat pula diatur oleh aplikasi penyadap untuk bekerja dalam mode campur-aduk (promiscuous mode) untuk “mendengarkan” semuanya (umumnya pada jaringan kabel).”
Definisi singkatnya, SNIFFING, adalah penyadapan terhadap lalu lintas data pada suatu jaringan komputer. Contohnya begini, Anda adalah pemakai komputer yang terhubung dengan suatu jaringan dikantor. Saat Anda mengirimkan email ke teman Anda yang berada diluar kota maka email tersebut akan dikirimkan dari komputer Anda trus melewati jaringan komputer kantor Anda (mungkin melewati server atau gateway internet), trus keluar dari kantor melalui jaringan internet, lalu sampe di inbox email teman Anda. Pada saat email tersebut melalui jaringan komputer kantor Anda itulah aktifitas SNIFFING bisa dilakukan. Oleh siapa ? Bisa oleh administrtor jaringan yang mengendalikan server atau oleh pemakai komputer lain yang terhubung pada jaringan komputer kantor Anda, bisa jadi teman sebelah Anda. Dengan aktifitas SNIFFING ini email Anda bisa di tangkap / dicapture sehingga isinya bisa dibaca oleh orang yang melakukan SNIFFING tadi. Sangat berbahaya bukan ?

• Potensial Bahaya dari SNIFFING
1. Hilangnya privacy
Seperti contoh di atas, jika email Anda bisa ditangkap oleh SNIFFER (orang yang melakukan SNIFFING) maka isi email menjadi tidak lagi bersifat privat / pribadi jika si Sniffer membaca isi email.

2. Tercurinya informasi penting dan rahasia
Password dan username adalah informasi rahasia yang bisa ditangkap oleh Sniffer dengan mudah saat si korban melakukan login di halaman website melalui internet. Jika username dan password tercuri maka dengan mudah si Sniffer mengantinya dengan yang baru kemudian mencuri semua informasi dalam halaman website yang dilindungi dengan password tersebut. Maka dengan begitu si korban hanya bisa gigit jari karena passwordnya telah diubah, sehingga dirinya tidak bisa login, dan isinya telah di acak-acak dan dicuri.

• Cara melakukan SNIFFING
Biasanya SNIFFING ini dilakukan dengan menggunakan sebuah tool atau software Sniffer. Yang terkenal misalnya : CAIN & ABEL, ETHEREAL, TCPDUMP, ETTERCAP, DSNIFF, ETHERPEAK, AIROPEAK dll. Kemuadian apakah jika kita sudah memiliki tools Sniffing tersebut dengan mudah kita bisa melakukan penyadapan lalu lintas data di jaringan komputer ? Jawabannya, TIDAK MUDAH, sebab lalu lintas data yang ada di jaringan komputer bukan seperti yang tertulis di layar komputer korban. Data tersebut bisa jadi telah di encript atau di acak, sehingga perlu diterjemahkan terlebih dahulu. Mengenai cara lebih detail cara melakukan Sniffing ini, silahkan baca buku atua searching di internet, karena saya belum mempuyai kapasitas untuk mejelaskannya.

• Mencegah SNIFFING
Hal ini mungkin yang terpenting dari artikel SNIFFING ini. Cara mencegah SNIFFING ini hampir tidak ada. Apakah pengunakan Antivirus yang original dan uptodate bisa mencegahnya ? TIDAK. Apakah penggunakan Firewall bisa mencegahnya ? TIDAK. Mengapa tidak ? Sebab SNIFFING dilakukan pada saat data sudah keluar dari komputer korban dan berada dijaringan komputer, sehingga si Sniffer tidak menyerang secara langsung ke komputer korban. Lalu bagaimana cara pencegahan SNIFFING ini ? Caranya adalah dengan tidak melakukan aktifitas yang sifatnya rahasia (misal, email, e-banking, chatting rahasia dll) pada suatu jaringan komputer yang belum Anda kenal, misanya warnet atau kantor yang memilii komputer yang sangat banyak yang dihubungkan dalam suatu jaringan. Anda harus mengenal orang-orang yang memegang komputer dalam jaringan tersebut. Kenalilah dengan baik apakah mereka pengguna komputer biasa atau pengguna komputer yang memiliki pengetahuan hacking. Gampangnya bila Anda berada pada suatu jaringan komputer yang belum dikenal, jadilah orang yang paranoid atau sangat berhati-hati dalam beraktifitas di dunia internet.



Sumber: http://hendrinote.blogspot.com/2010/01/apa-itu-sniffing.html

Macam Macam Teknik Hacking

Teknik – teknik dibawah ini adalah teknik yang paling banyak digunakan oleh seorang Hacker :
1. IP Spoofing
IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP attacker sehingga sasaran menganggap alamat IP attacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan attacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika attacker melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP attacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C. IP Spoofing terjadi ketika seorang attacker ‘mengakali’ packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat attacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh attacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para attacker.
2. FTP Attack
Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau attacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang attacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang attacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang. Tidak pernah atau jarang mengupdate versi server dan mempatchnya adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh seorang admin dan inilah yang membuat server FTP menjadi rawan untuk dimasuki. Sebagai contoh adalah FTP server yang populer di keluarga UNIX yaitu WU-FTPD yang selalu di upgrade dua kali dalam sehari untuk memperbaiki kondisi yang mengizinkan terjadinya bufferoverflow Mengexploitasi FTP juga berguna untuk mengetahui password yang terdapat dalam sistem, FTP Bounce attack (menggunakan server ftp orang lain untuk melakukan serangan), dan mengetahui atau mensniff informasi yang berada dalam sistem.
3. Unix Finger Exploits
Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang attacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact. Utility ini juga menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha cracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar ‘memberitahu’ password dan kode akses terhadap system.
4. Flooding & Broadcasting
Seorang attacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua station yang berada dalam network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah. Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or volume). Seorang attacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan.
5. Fragmented Packet Attacks
Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol.
6. E-mail Exploits
Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function).
7. DNS and BIND Vulnerabilities
Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation).
8. Password Attacks
Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang attacker mungkin saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password. Ketika seorang attacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute force, cracking dan sniffing.
9.Proxy Server Attacks
Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network. Dalam kebanyakan kasus, tiap host mempunyai kekuasan untuk membaca dan menulis (read/write) yang berarti apa yang bisa saya lakukan dalam sistem saya akan bisa juga saya lakukan dalam system anda dan sebaliknya.
10. Remote Command Processing Attacks
Trusted Relationship antara dua atau lebih host menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network). Attacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang attacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya.
11. Remote File System Attack
Protocol-protokol untuk tranportasi data –tulang punggung dari internet— adalah tingkat TCP (TCPLevel) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network dan host. Attacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file.
12. Selective Program Insertions
Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika attacker menaruh program-program penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor.
13. Port Scanning
Melalui port scanning seorang attacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack.
14.TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening and Packet
Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like.
15. HTTPD Attacks
Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.
HTTPD Buffer Overflow bisa terjadi karena attacker menambahkan errors pada port yang digunakan untuk web traffic dengan cara memasukan banyak carackter dan string untuk menemukan tempat overflow yang sesuai. Ketika tempat untuk overflow ditemukan, seorang attacker akan memasukkan string yang akan menjadi perintah yang dapat dieksekusi. Bufer-overflow dapat memberikan attacker akses ke command prompt.
16. Remote File Inclusion (RFI)
Metode yang memanfaatkan kelemahan script PHP include(), include_once(), require(), require_once() yang variabel nya tidak dideklarasikan dengan sempurna. Dengan RFI seorang attacker dapat menginclude kan file yang berada di luar server yang bersangkutan.
17. Local File Inclusion (LFI)
Metode yang memanfaatkan kelemahan script PHP include(), include_once(), require(), require_once() yang variabel nya tidak dideklarasikan dengan sempurna. Dengan LFI seorang attacker dapat menginclude kan file yang berada di dalam server yang bersangkutan.
18. SQL injection
SQL injection adalah teknik yang memanfaatkan kesalahan penulisan query SQL pada suatu website sehingga seorang hacker bisa menginsert beberapa SQL statement ke ‘query’ dengan cara memanipulasi data input ke aplikasi tersebut. sql injection merupakan teknik lawas namun paling banyak digunakan oleh para dedemit maya.
19. Cross Site Scripting (XSS)
XSS dikenal juga dengan CSS adalah singkatan dari Cross Site Scripting. XSS adalah suatu metode memasukan code atau script HTML kedalam suatu website yang dijalankan melalui browser di client.

Cracking Joomla Password With Wordlist

Saatnya untuk melakukan crack password joomla dengan menggunakan Joomla Cracker Tools. Tools ini digunakan untuk melakukan BruteForce password dari hash yang didapatkan dari joomla password biasanyaMD5+SALT.




Top 10 Hacker White And Black Hat

Penggambaran hacker di media telah berkisar dari mata-mata super berteknologi tinggi, seperti pada Mission Impossible mana Ethan Hunt repels dari langit-langit untuk hack sistem komputer CIA dan mencuri "daftar NOC," ke anti-sosial remaja kesepian yang hanya mencari hiburan.


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More